Tuesday, June 15, 2010

Puisi Kangen

Puisi kangen kepada kekasih terbaru 2010. Kumpulan puisi kangen sama pacar atau kekasih ini merupakan kelanjutan dari puisi sebelumnya, yaitu puisi rindu buat kekasih. Rindu dan kangen kan sama saja yah? Cuma beda katanya doang. Maksudnya ya ke sana-ke sana juga (ke mana nih?)



Kalau di puisi rindu kemarin kamu diajak untuk bergombal-gombal ria seperti pada puisi romantis cinta, maka dalam puisi kangen kali ini, kamu akan menemukan sensasi yang sedikit berbeda. Maksudnya kata-kata gombalnya lebih sedikit. Ahh ha ha, padahal yang gombal-gombal itu disukai cewek loh..! Sampai-sampai ada pepatah bilang "Cowok suka ngegombal dan cewek suka digombalin".  Entah ajaran siapa ini???



Terlepas dari pepatah siapa dan ajaran sesat dari mana itu berasal, yang jelas di sini saya hanya akan menuliskan beberapa buah puisi tentang kangen (bukan kangen band loh..!) Cekidot ah..!





Rindu Menghantam Jiwa



tadi siang matahari baru saja bunuh diri

terjun ke lembah sunyi

mendung...



seperti hatiku yang berselimut rindu

beku...



sudah kucari kau ke laut

sudah kucari kau ke langit

bayangmu pun tak kujumpai



kulepaskan saja rindu pada Jack Daniels...



seperti orang gila

aku terkapar di sudut maya gelap ini

bertanya pada sepi yang dijadikan anak tiri oleh waktu



Apa yang kau rasa kala rindu menghantam jiwa????





Waktu Ku Rindu



kata-kata rayu

lagu-lagu rindu



satu-persatu layu



lalu...



remuk dihancurkan waktu





Rindu Untuk Siapa



di matamu

aku temukan sepucuk rindu

dan surat cinta



hanya saja aku tak berani membaca



ah...

kau lupa menulisnya untuk siapa???





Cerita Rindu



lihatlah...

kerinduan terkapar di pinggir jalan

dibanjiri sumpah serapah

dilumuri penyesalan tanpa kain kaffan



ketika hasrat dan keinginan dibenturkan pada kenyataan

ketika keyakinan roboh tertimpa keadaan



tajam lidahmu menebas jantungku



berhamburan suka duka

canda tawa

dan segala kenangan kita



tersapu angin masuk comberan



kulihat kerinduan menangis

air matanya menambah asin cerita ini





Rasa Kangen



baru aku tahu

kangen itu rasanya asin

ia meleleh

dari sudut-sudut mataku



Nah, sekian dulu puisi rindu, eh puisi kangen kali ini. Selamat berkangen-kangen ria....

No comments:

Post a Comment